Jumat, 06 Februari 2009

hujan jakartaku

nulis dikit nch..
agak aneh memang..atau mungkin akunya saja yang merasa aneh, bahkan mungkin aku memang aneh..tapi kurasakan Jakarta akhir2 ini kok basah terus yah??

sudah beberapa hari ini, bahkan bisa dibilang hampir sebulan, Jakarta selalu dilanda hujan. Gejala alam ini memang sebenernya bukan hal baru dan asing buat kita semua yang hidup di negara beriklim tropis seperti Indonesia tercinta ini. Hujan akan selalu mewarnai hari2 kita. Yah terlalu berlebihan kan kalo aku ngebahas masalah hujan?

Tapi guys..coba dech perhatiin, hujan akhir2 ini emang lebay alias berlebihan bgt..pagi hujan, berhenti bentar, trus siang hujan lagi, trus berhenti, menjelang sore hujan, trus pas baru masuk malem hujan lagi, trus berhenti, dan tengah malem hujan lagi..aneh kan?

dan yang lebih menyedihkan lagi, hujan, bagi sebagian warga jakarta, mulai bergeser nilainya, dari karunia menjadi musibah. Upz..sorry, bukannya tidak mensyukuri, tp emang bagi sebagian warga Jakarta hujan membawa musibah..yaitu BANJIR. Nah loh..makhluk apalagi nch?
Banjir itu adalah keadaan di mana air dalam jumlah besar menggenangi daratan, khususnya pemukiman penduduk.

Namun, sebagai makhluk yang tentunya punya Sang Khalik, kita tidak seharusnya menyesali, atau mungkin bahkan ada yang mengutuk hujan karena dapat menyebabkan banjir.Bahkan kita tuh seharusnya mensyukuri nukmat Tuhan yang diberikan kepada kita dalam bentuk hujan itu.
Memang sch, karena debit air hujan yang sangat banyak dan tiada henti berpotensi sangat besar dan mengambil bagian sebagai penyebab banjir. Tapi kita juga harus sadar, itu tidak semata-mata karena hujan semata..melainkan karena kita juga.

Coba dech kita perhatiin sekitar kita..buka mata kita..perhatikan lingkungan kita..
apa yang kita dapatkan?
1. sampah
2. sampah
3. sampah
~. sampah lagi..

Nah..itu inti masalahnya..kita tuh kalo membuang sampah, seenaknya perut kita..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar